Info Teluk Kepayang – Peristiwa mencekam terjadi di tanggul sungai wilayah Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, ketika seorang remaja diterkam buaya saat berada di sekitar bantaran sungai. Kejadian tersebut sontak menggegerkan warga setempat dan memicu kekhawatiran akan keberadaan buaya liar di kawasan permukiman.
Pihak kepolisian setempat melalui Kapolsek Panyipatan mengungkapkan kronologi kejadian sekaligus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
Kejadian Terjadi di Tanggul Sungai
Menurut keterangan Kapolsek Panyipatan, peristiwa tersebut terjadi saat korban berada di tanggul sungai bersama beberapa rekannya. Tanpa diduga, seekor buaya tiba-tiba muncul dari dalam air dan menyerang korban.
“Korban berada di tepi sungai, kemudian buaya muncul secara tiba-tiba dan langsung menerkam,” ujar Kapolsek.
Situasi berlangsung cepat dan membuat rekan-rekan korban panik serta berteriak meminta pertolongan.
Warga Berupaya Menolong Korban
Mendengar teriakan minta tolong, warga sekitar segera berdatangan ke lokasi kejadian. Dengan menggunakan alat seadanya, warga berupaya menghalau buaya agar melepaskan korban.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah buaya melepaskan korban dan kembali ke sungai. Korban kemudian segera dievakuasi ke tempat aman.
Korban Alami Luka Serius
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka cukup serius di beberapa bagian tubuh dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Pihak kepolisian menyatakan korban saat ini dalam perawatan intensif dan terus dipantau kondisinya oleh tenaga medis.

Baca juga: SEA Games 2025 – Ganda putra Sabar/Reza sabet emas
Kapolsek Ungkap Kronologi Awal
Kapolsek Panyipatan menjelaskan bahwa lokasi kejadian memang dikenal sebagai habitat buaya, terutama saat debit air sungai meningkat. Namun, aktivitas masyarakat di sekitar sungai masih kerap terjadi.
“Kami sudah beberapa kali mengingatkan warga agar berhati-hati dan mengurangi aktivitas di bantaran sungai,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga memastikan bahwa laporan kejadian telah diteruskan ke instansi terkait.
Imbauan Kewaspadaan kepada Masyarakat
Pasca kejadian, Polsek Panyipatan mengimbau masyarakat untuk:
-
Tidak beraktivitas di tepi sungai, terutama saat pagi dan sore hari
-
Menghindari memancing atau berenang di lokasi rawan
-
Segera melapor jika melihat kemunculan buaya
Imbauan ini dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Koordinasi dengan Instansi Terkait
Polisi juga berkoordinasi dengan BKSDA dan pemerintah daerah untuk melakukan pemantauan dan penanganan lebih lanjut terkait keberadaan buaya di sungai tersebut. Langkah-langkah antisipatif akan disiapkan guna melindungi keselamatan warga.
Pemasangan papan peringatan di lokasi rawan juga menjadi salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan.
Warga Diminta Tidak Panik
Meski kejadian ini menimbulkan kekhawatiran, warga diminta untuk tidak panik dan tetap waspada. Aparat kepolisian dan instansi terkait akan terus melakukan pemantauan serta mengambil langkah preventif.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami minta warga tetap tenang namun selalu berhati-hati,” tegas Kapolsek.
Keselamatan Jadi Perhatian Bersama
Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan di wilayah yang berbatasan langsung dengan habitat satwa liar. Aktivitas manusia yang berdekatan dengan sungai perlu dibarengi dengan kesadaran akan potensi bahaya yang ada.
Pihak berwenang berharap kerja sama semua pihak dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.
















