Teluk Kepayang – Proses investigasi jatuhnya helikopter milik Eastindo Air di Kalimantan Selatan memasuki babak baru setelah Kotak Hitam (Black Box) berhasil ditemukan dan resmi diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Namun, kondisi perangkat penting tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat terbakar, sehingga analisis diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama.
Penemuan Black Box
Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, dan masyarakat setempat menemukan black box di lokasi jatuhnya helikopter yang sulit dijangkau. Penemuan ini disambut dengan rasa lega, sebab black box menjadi kunci utama dalam mengungkap penyebab kecelakaan.
“Meski dalam keadaan hangus dan terbakar, kami bersyukur perangkat ini dapat ditemukan. Selanjutnya, KNKT akan melakukan pemeriksaan lebih detail di laboratorium khusus di Jakarta,” ujar seorang pejabat KNKT.
Kondisi Hangus Terbakar
Menurut laporan awal, black box yang terdiri dari Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR) mengalami kerusakan signifikan. Lapisan luar perangkat terbakar, namun para ahli optimistis masih ada kemungkinan data di dalamnya dapat diselamatkan.
“Kondisi fisik sangat parah, tapi komponen inti black box dirancang tahan benturan dan panas ekstrem. Kami berharap sebagian data masih bisa dipulihkan,” jelas teknisi KNKT.

Tantangan Analisis Data
Proses analisis diperkirakan akan memakan waktu lebih lama dari biasanya. Selain faktor kerusakan, investigasi juga perlu kehati-hatian agar data yang tersisa tidak hilang. KNKT berencana melibatkan laboratorium internasional jika proses pemulihan data membutuhkan teknologi tambahan.
“Kami utamakan kehati-hatian. Data dari black box ini akan sangat menentukan untuk menjawab penyebab pasti kecelakaan,” kata Ketua KNKT.
Harapan Keluarga Korban
Bagi keluarga korban, penemuan black box menjadi harapan baru. Mereka berharap hasil investigasi dapat memberikan kepastian penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa delapan orang, termasuk tiga warga negara asing.
“Saat ini keluarga hanya ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi. Semoga KNKT bisa segera memberikan jawaban,” ungkap salah satu anggota keluarga korban.
Penutup
Dengan diserahkannya black box helikopter Eastindo Air kepada KNKT, publik menaruh harapan besar agar proses investigasi berjalan lancar. Meski kondisi perangkat terbakar parah, upaya pemulihan data akan menjadi langkah krusial untuk mengungkap fakta di balik tragedi yang menyisakan duka mendalam di Kalimantan Selatan.
















