Info Teluk Kepayang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar terus memperkuat upaya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui kegiatan peningkatan kapasitas dan sosialisasi kebencanaan kepada masyarakat di Kecamatan Kertak Hanyar.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen BPBD Banjar dalam meminimalisasi dampak bencana sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesiapsiagaan sejak dini. Wilayah Kertak Hanyar sendiri diketahui memiliki potensi kerawanan terhadap bencana, terutama banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.
Kepala BPBD Banjar menyampaikan bahwa kesiapsiagaan masyarakat merupakan faktor penting dalam upaya penanggulangan bencana. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan edukasi serta pelatihan kepada warga agar lebih memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana.
“Upaya ini kami lakukan agar masyarakat memiliki pengetahuan dan kesiapan yang baik dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Dengan kesiapsiagaan yang baik, risiko serta dampak bencana dapat diminimalisasi,” ujarnya.
Edukasi dan Simulasi Penanggulangan Bencana
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Banjar memberikan berbagai materi terkait penanggulangan bencana, mulai dari pengenalan potensi bencana di wilayah setempat, cara melakukan evakuasi yang aman, hingga langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi kondisi darurat.
Selain itu, peserta juga mengikuti simulasi penanganan bencana yang bertujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai tindakan yang harus dilakukan ketika bencana terjadi. Melalui simulasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih sigap dan tidak panik saat menghadapi situasi darurat.
BPBD Banjar menilai bahwa latihan semacam ini sangat penting karena dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam merespons bencana secara cepat dan tepat.

Baca juga: Dedy Tanjung Pimpin PSMTI Kota Kupang 2026-2030, Siap Lanjutkan Program Sosial
Libatkan Aparat dan Masyarakat
Kegiatan ini turut melibatkan berbagai unsur di tingkat kecamatan dan desa, termasuk aparat pemerintah setempat, relawan, serta tokoh masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari strategi membangun sistem penanggulangan bencana yang kuat dan terpadu.
Menurut BPBD Banjar, peran masyarakat sangat penting dalam mendukung upaya penanggulangan bencana. Dengan keterlibatan aktif warga, proses evakuasi maupun penanganan awal saat bencana dapat dilakukan dengan lebih cepat.
“Penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.
Wujudkan Masyarakat Tangguh Bencana
Melalui berbagai program peningkatan kapasitas ini, BPBD Banjar berharap masyarakat di Kecamatan Kertak Hanyar dapat menjadi komunitas yang tangguh dalam menghadapi bencana.
Kesiapsiagaan yang baik diyakini dapat mengurangi risiko korban jiwa maupun kerugian material ketika bencana terjadi. Oleh karena itu, BPBD Banjar berkomitmen untuk terus melakukan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat di berbagai wilayah rawan bencana di Kabupaten Banjar.
“Harapannya, masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesiapsiagaan. Dengan demikian, kita dapat bersama-sama mewujudkan daerah yang lebih tangguh terhadap bencana,” pungkasnya.
















