Info Teluk Kepayang — Kontingen Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2025. Setelah melalui persaingan sengit di berbagai cabang olahraga, HST berhasil menambah 5 medali dari cabang Pencak Silat, yang mengantarkan daerah ini masuk dalam peringkat lima besar klasemen akhir sementara Porprov.
Cabang olahraga pencak silat menjadi salah satu penentu perolehan medali HST tahun ini. Dari lima medali tambahan tersebut, dua di antaranya merupakan emas, satu perak, dan dua perunggu.
Pertandingan yang berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Pangeran Suriansyah, Banjarmasin, itu menjadi ajang pembuktian semangat dan kerja keras para atlet muda HST yang didampingi oleh pelatih berpengalaman dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) HST.
Prestasi yang Mengharumkan Nama Daerah
Ketua Kontingen HST, H. Muhammad Yani, mengatakan bahwa hasil ini merupakan bukti kerja keras dan dedikasi seluruh atlet serta dukungan penuh dari pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, tambahan lima medali dari pencak silat ini membawa HST naik ke posisi lima besar sementara. Ini hasil yang membanggakan bagi kami, apalagi sebagian besar atlet yang bertanding adalah generasi muda binaan daerah,” ujar Yani usai penyerahan medali, Rabu (29/10/2025).
Ia menambahkan, capaian ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di HST mulai membuahkan hasil nyata, terutama dalam cabang olahraga bela diri tradisional seperti pencak silat yang menjadi kebanggaan bangsa.
Atlet Muda Tampil Gemilang
Salah satu penyumbang medali emas, Rizky Maulana, mengaku bangga dapat membawa nama HST di podium tertinggi. Bertanding di kelas D putra, Rizky berhasil mengalahkan lawannya dari Kabupaten Banjar dengan skor meyakinkan.
“Terima kasih untuk pelatih, orang tua, dan semua yang mendukung. Ini kemenangan untuk Hulu Sungai Tengah,” ujarnya penuh semangat.
Sementara rekan setimnya, Siti Aisyah, yang juga berhasil menyumbang medali emas di kategori tanding putri kelas C, mengungkapkan bahwa perjuangan menuju final tidaklah mudah.
“Pertandingan sangat ketat, tapi saya berusaha fokus dan menampilkan teknik terbaik. Ini hasil dari latihan keras selama berbulan-bulan,” ucapnya.

Dukungan Pemerintah Daerah
Bupati Hulu Sungai Tengah, H. Aulia Oktafiandi, turut memberikan apresiasi kepada seluruh atlet dan pelatih yang telah berjuang membawa nama daerah. Dalam sambutannya, Aulia menegaskan bahwa prestasi ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat pembinaan olahraga di HST.
“Kami sangat bangga atas capaian ini. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan atlet, baik dari segi fasilitas, pelatihan, maupun penghargaan bagi mereka yang berprestasi,” kata Aulia.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada IPSI HST dan seluruh official yang telah bekerja keras selama Porprov berlangsung. “Keberhasilan ini adalah hasil kerja tim, bukan individu. Mari kita teruskan semangat ini agar ke depan HST bisa lebih berprestasi lagi di tingkat provinsi maupun nasional,” tambahnya.
Langkah HST Menuju Porprov Berikutnya
Dengan tambahan lima medali tersebut, total perolehan medali HST di Porprov XII Kalsel mencapai 27 medali, terdiri dari 9 emas, 10 perak, dan 8 perunggu. Capaian ini menempatkan HST di posisi kelima sementara, berada di bawah Kabupaten Banjar, Banjarmasin, Tanah Laut, dan Tapin.
Ketua KONI HST, Syahrani Noor, menilai hasil ini sudah sesuai target yang dicanangkan sebelum Porprov dimulai. “Kami menargetkan masuk lima besar, dan alhamdulillah bisa tercapai. Kami akan melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan ke depan,” ujarnya.
Selain pencak silat, HST juga memperoleh medali dari cabang atletik, panahan, dan renang. Keberhasilan di berbagai cabang ini menunjukkan potensi besar atlet-atlet muda HST yang patut terus dikembangkan.
Semangat Juang yang Tak Padam
Porprov XII Kalsel menjadi bukti bahwa Hulu Sungai Tengah terus meneguhkan diri sebagai salah satu daerah dengan potensi olahraga unggul di Kalimantan Selatan. Dukungan masyarakat, pelatih, dan pemerintah menjadi fondasi kuat bagi kemajuan olahraga di daerah tersebut.
“Semoga prestasi ini menjadi semangat baru bagi anak-anak muda HST untuk terus berlatih dan berprestasi. Kami akan terus menjaga api perjuangan ini,” tutup Aulia Oktafiandi dengan penuh optimisme.
















